-Siapkan wadah Akuarium,Baskom,Kolam atau bak untuk pengembang biakan
Jangan lupa beri tanaman Air seperti eceng gondok,Rumput Air,Lumut atau Sterofom !
Gunanya untuk mencegah busa yg menampung telur tidak mudah pecah.
Ciri-ciri cupang pejantan yang siap berkebangbiak :
- Memiliki umur minimal 5 bulan.
- Mengumpulkan busa busa yang cukup banyak (bukan merupakan syarat mutlak, terkadang ada yg tidak mengeluarkan busa sama sekali, tapi ketika disatukan dengan Betina baru mengeluarkan busa)
- Badan harus lebih besar dan harus lebih galak daripada betina
- Perut Betina Buncit (Bukan karena sesudah makan)
- Dan tentu sudah memasuki umur yang pas untuk proses perkembangbiakan (Minimal 5 bulan)
- Ada seperti telur berwarna putih yang mau keluar dari saluran pembuangannnya.
5.Masukan jantan ke
wadah perkembangbiakan
6.betina jangan
dimasukan (digabung) langsung, biarkan betina dan jantan saling mengenal dan
melihat terlebih dahulu. Gunanya agar si jantan menyiapkan busa yang cukup
untuk menampung telur2nya. Disini ada 2 cara bia dilihat di gambar, saya lebih
memilih cara kedua, tapi terserah anda karena cara 1 dan cara 2 benar.
7.Berikan penutup pada
bagian atas wadah pemijahan, hal ini untuk mencegah busa terkena getaran dan
angin yang menyebabkan tempat peletakan telur Cupang menjadi tidak ada !
Sampai pada tahap ini, Anda tunggu
1-2 hari sampai sudah terlihat kumpulan busa yg cukup untuk menampung telur
(tergantung pejantannya)
HARI 2
9.Angkat betina nya,
dan gabungkan dengan pejantan (hati2 pada waktu mengangkat toples dari wadah,
pelan2 supaya busa tidak terlalu banyak yg pecah !)
10.Biarkan sekitar 1
jam - 12 jam pejantan dan betinanya saling mengenal, tergantung kecocokan dari pasangannya,
biasanya saya menunggu selama kurang lebih 1-2 hari sebelum proses kimpoi
terjadi.
Umumnya : kerusakan sirip
dari betina biasa terjadi pada saat ini
HARI 3
11.Proses Perkawinan seperti gambar dibawah ini. Pejantan melilit tubuh betina, dan masing-masing akan saling melengkungkan tubuhnya. Ketika selesai betina akan mengeluarkan telur, pejantan akan langsung mengambil telur-telur tersebut dengan cara meletakan di dalam mulutnya, dan dibawa naik lalu telur-telur tersebut dimuntahkan ke busa-busa diatas.
HARI 3
11.Proses Perkawinan seperti gambar dibawah ini. Pejantan melilit tubuh betina, dan masing-masing akan saling melengkungkan tubuhnya. Ketika selesai betina akan mengeluarkan telur, pejantan akan langsung mengambil telur-telur tersebut dengan cara meletakan di dalam mulutnya, dan dibawa naik lalu telur-telur tersebut dimuntahkan ke busa-busa diatas.
12. Perhatikan
telurnya, biasanya di bawah busa dan berwarna putih, kalau tidak yakin,
gunakanlah flashlight (senter).
13. Pejantan akan menjaga telurnya, dan akan mengangkut telur yg jatuh ke dasar aqua, perhatikan gambar dan pada saat ini biasanya betina akan pergi menjauh
14. Apabila Cupang sudah tidak melakukan proses perkawinan lagi dan Sang Cupang Jantan sudah cenderung mengejar-ngejar betina untuk dihantam, SEGERA PINDAHKAN BETINA KE WADAH LAIN ! Siapkan wadah utk mengembalikan betina, isi dengan daun ketapang atau cairan kuning penyembuh luka (biasanya melafix) atau Vivian
HARI 5 Telur cupang akan menetas dalam waktu 36 jam s/d 48 jam
13. Pejantan akan menjaga telurnya, dan akan mengangkut telur yg jatuh ke dasar aqua, perhatikan gambar dan pada saat ini biasanya betina akan pergi menjauh
14. Apabila Cupang sudah tidak melakukan proses perkawinan lagi dan Sang Cupang Jantan sudah cenderung mengejar-ngejar betina untuk dihantam, SEGERA PINDAHKAN BETINA KE WADAH LAIN ! Siapkan wadah utk mengembalikan betina, isi dengan daun ketapang atau cairan kuning penyembuh luka (biasanya melafix) atau Vivian
HARI 5 Telur cupang akan menetas dalam waktu 36 jam s/d 48 jam
5Telur mulai pecah dan tetap jangan angkat pejantannya biarkan dia menjaga burayaknya .
Pada hari ini burayak belum dapat berenang secara bebas, malah terkadang sering
sekali terjatuh ke dasar permukaan dan tidak bisa mengambil udara di atas,
disini lah guna sang bapak, pejantan akan membantu burayak utk naik ke atas.
Disini burayak hanya terlihat seperti titik hitam kecil yg gaya berenangnnya
hanya naik dan turun. setelah lebih dari tiga hari menetas, biasanya bayi
cupang akan mencari makan. ini bisa dilihat ketika kita menjatuhkan sesuatu yg
halus ke wadah ikan, Burayak Cupang itu akan mematuknya, mereka mengetes apakah
yg baru masuk itu bisa dimakan atau tidak. Makanan yg paling baik untuk Burayak
Cupang adalah bayi kutu air, baby brine shrimp (Artemia), atau Microworm.
HARI 6
HARI 6
16.Burayak sudah dapat berenang bebas di hari ke enam ini, tetap jangan angkat pejantannya hingga burayak berumur 3 hari. Setelah burayak berumur 3 hari, Anda bisa memindahkan sang Induk Jantan ke wadah lainnya. Hal ini ditujukan untuk mencegah Induk Jantan memakan burayaknya.
--------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan Umum :
1. Apakah pada Hari
1 s/d Hari 6, Kedua Induk diberi makan ?
Ya, tentu
saja. Hal ini dilakukan untuk mencegah Kedua Induk memakan telur !
2. Pakan apa yang
sebaiknya diberikan untuk Kedua Induk dari Hari 1 s/d Hari 6 ?
Saya pribadi
memberinya jentik nyamuk (cuk) dan Cacing Sutra. Jangan memberikan kutu air, karena Sang Induk
Jantan akan menduga burayak adalah pakannya (Kutu Air) !
Halfmoon Black Melano
Fancy Crown Tail 2













Tidak ada komentar:
Posting Komentar